STRATEGI MENGATASI OVERTHINKING DAN FINANCIAL ANXIETY MELALUI PENGUATAN REGULASI EMOSI BERBASIS PRINSIP SYARIAH
Keywords:
regulasi emosi, overthingking, financial anxiety, prinsip syariahAbstract
Permasalahan keuangan merupakan salah satu sumber utama tekanan psikologis yang memicu overthinking dan anxiety, khususnya pada mahasiswa dan masyarakat umum usia produktif. Kondisi ini sering kali diperburuk oleh keterbatasan kemampuan regulasi emosi serta minimnya pemanfaatan nilai-nilai spiritual sebagai strategi pengendalian diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan regulasi emosi peserta dalam mengatasi overthinking dan anxiety keuangan melalui pendekatan berbasis prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan desain pra dan pasca intervensi yang dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai regulasi emosi, penurunan kecenderungan overthinking dan kecemasan keuangan, serta meningkatnya penerimaan prinsip syariah seperti tawakkal, qana’ah, dan pengendalian konsumsi sebagai strategi pengelolaan emosi. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam diskusi dan refleksi tergolong tinggi, yang menandakan relevansi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat sasaran. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam memberikan solusi non-klinis yang kontekstual dan aplikatif terhadap permasalahan kecemasan keuangan, serta berkontribusi pada pembentukan pola pikir ekonomi yang lebih tenang, rasional, dan beretika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syasya Khoirin Nisa', Dimas Wahyu Rozaki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





