REBOISASI LAHAN GUNDUL SEBAGAI LANGKAH ANTISIPASI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN EMPANG DAN TARANO

Authors

  • Romi Aprianto Universitas Samawa
  • Adnan Adnan Universitas Samawa
  • M. Aries Zukhri Angkasa Universitas Samawa
  • Supratman Supratman Universitas Samawa
  • Permata Ayu Dwi Puspitasari SMK BorSya Telekomunikasi

Keywords:

Reboisasi, Banjir, Lahan Gundul

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan mengurangi risiko bencana banjir melalui penanaman 6000 bibit pohon Mahoni, Sengon, dan Nangka di wilayah yang rentan terkena banjir. Kegiatan ini melibatkan tiga desa, yaitu Desa Ongko, Desa Labuhan Bontong, dan Desa Banda, bekerjasama dengan SINERGI NTB dan KPH Empang Plampang. Melalui tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, dan partisipasi aktif masyarakat, kegiatan reboisasi ini berhasil memberikan dampak positif. Selain berpotensi mengurangi risiko banjir, penanaman pohon juga memberikan manfaat ekologis dan ekonomis, seperti pengaturan tata air, peningkatan kualitas udara, serta potensi pendapatan dari hasil hutan yang berkelanjutan. Dengan kesadaran kolektif dan keterlibatan masyarakat, diharapkan langkah antisipasi terhadap bencana banjir dapat lebih efektif dilakukan, menjaga lingkungan yang sehat, dan menciptakan keberlanjutan lingkungan yang berkelanjutan di Kecamatan Empang dan Tarano.

Author Biographies

Adnan Adnan, Universitas Samawa

 

 

M. Aries Zukhri Angkasa, Universitas Samawa

 

 

Supratman Supratman, Universitas Samawa

 

 

Permata Ayu Dwi Puspitasari, SMK BorSya Telekomunikasi

 

 

Downloads

Published

2023-04-23

How to Cite

Aprianto, R., Adnan, A., Angkasa, M. A. Z. ., Supratman, S., & Puspitasari, P. A. D. . (2023). REBOISASI LAHAN GUNDUL SEBAGAI LANGKAH ANTISIPASI BENCANA BANJIR DI KECAMATAN EMPANG DAN TARANO. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 254–259. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/334