SOSIALISASI DAN PELATIHAN HERBISIDA ORGANIK AIR KELAPA DI KELOMPOK TANI DESA MUNDUSEWU
Keywords:
Gulma, Herbisida Organik, Fermentasi Air KelapaAbstract
Desa Mundusewu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Memiliki potensi berupa lahan yang luas untuk budidaya tanaman. Komoditas tanaman yang ditanam oleh sebagian besar petani Desa Mundusewu yaitu padi, jagung, dan tebu. Dalam kegiatan budidaya tanaman tersebut terdapat beberapa kendala salah satu faktornya yaitu karena keberadaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) gulma. Selama ini dalam mengendalikan gulma petani di desa Mundusewu masih menggunakan herbisida sintetik yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani desa Mundusewu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan herbisida organik air kelapa. Fermentasi air kelapa mengandung etanol atau alkohol. Fermentasi air kelapa ini diperkirakan akan melunturkan lilin (wax) yang terdapat pada permukaan daun. Alkohol akan meningkatkan nilai pH pada cairan tubuh tumbuhan, yang akan mengakibatkan kematian tumbuhan. Selain itu alkohol juga bersifat toksik pada protoplasma. Pembuatan herbisida organik (bioherbisida) ini menggunakan proses fermentasi anaerob. Sosialisasi herbisida kepada kelompok tani, diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan petani mengenai pengendalian gulma, dan menambah pengetahuan dalam pemanfaatan bahan alami sebagai herbisida organik.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Adella Merlinda Grecia, Anita Dwi Saraswati, Berlian Safitri, Andhika Nararya Diza, Mu'tasim Billah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





