SOSIALISASI DAN PELATIHAN HERBISIDA ORGANIK AIR KELAPA DI KELOMPOK TANI DESA MUNDUSEWU

Authors

  • Adella Merlinda Grecia Student
  • Anita Dwi Saraswati
  • Berlian Safitri
  • Andhika Nararya Diza
  • Mu'tasim Billah

Keywords:

Gulma, Herbisida Organik, Fermentasi Air Kelapa

Abstract

Desa Mundusewu merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang. Memiliki potensi berupa lahan yang luas untuk  budidaya  tanaman. Komoditas tanaman yang ditanam oleh sebagian besar petani Desa Mundusewu yaitu padi, jagung, dan tebu. Dalam kegiatan budidaya tanaman tersebut terdapat beberapa kendala salah satu faktornya yaitu karena keberadaan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) gulma. Selama ini dalam mengendalikan gulma petani di desa Mundusewu masih menggunakan herbisida sintetik yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pengetahuan kelompok tani desa Mundusewu dilakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan herbisida organik air kelapa. Fermentasi air kelapa mengandung etanol atau alkohol. Fermentasi air kelapa ini diperkirakan akan melunturkan lilin (wax) yang terdapat pada permukaan daun. Alkohol akan meningkatkan nilai pH pada cairan tubuh tumbuhan, yang akan mengakibatkan kematian tumbuhan. Selain itu alkohol juga bersifat toksik pada protoplasma. Pembuatan herbisida organik (bioherbisida) ini menggunakan proses fermentasi anaerob. Sosialisasi herbisida kepada kelompok tani, diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan petani mengenai pengendalian gulma, dan menambah pengetahuan dalam pemanfaatan bahan alami sebagai herbisida organik.

Downloads

Published

2022-12-15

How to Cite

Grecia, A. M., Anita Dwi Saraswati, Berlian Safitri, Andhika Nararya Diza, & Mu'tasim Billah. (2022). SOSIALISASI DAN PELATIHAN HERBISIDA ORGANIK AIR KELAPA DI KELOMPOK TANI DESA MUNDUSEWU. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 149–155. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/179