TOLERANSI ANTARUMAT AGAMA DI MASYARAKAT DESA JARAK

Authors

  • Rhifky Arfiansyah Fakultas Ilmu Komputer (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Evidelia Nabila Hamada Audyarizki Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Anggi Anggraeni Nugraha Fakultas Ilmu Komputer (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Tarissa Berliana Kartika Fakultas Teknik (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Gagas Taruna Pamungkas Fakultas Ilmu Komputer (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Dhian Satria Yudha Kartika Fakultas Ilmu Komputer (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)
  • Ir. Endang Pudji W Fakultas Teknik (Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur)

Keywords:

toleransi, agama, masyarakat, desa Jarak

Abstract

Dalam kehidupan bermasyarakat, manusia sebagai mahluk sosial memiliki perbedaan yaitu dari kepribadiannya dan segi sosialnya. Maka dari itu dalam hidup bermasyarakat peting untuk berprilaku toleran dan menghargai pendapat. Masyarakat desa Jarak buka hanya dari umat agama islam tapi juga dari umat kristen dan Hindu, sehingga masyarakat sangat penting sekali untuk menjaga kerukunan. Masyarakat desa Jarak merupakan masyarakat yang majemuk karena agama yang dianut oleh masyarakat desa ini terdapat agama Islam, Hindu, dan Kristen. Karena itu dalam kehidupan sehari-hari masyarakat saling berinteraksi dengan pemeluk agama lainnya., sehingga perlu sikap menghargai dan menghormati untuk menciptakan suasana persaudaraan antar umat beragama. Tujuan kegiatan ini yaitu: (1) mengidentifikasi cara masyarakat menghargai eksistensi antar umat beragama di desa Jarak., (2) mengidentifikasi cara masyarakat menerima perbedaan antar umat beragama di desa Jarak, dan (3) mengidentifikasi cara masyarakat dalam mengakui hak antar umat beragama desa Jarak. Dari hasil kajian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) pada masyarakat desa Jarak mepunyai sikap saling menghargai suatu eksitensi antara pemeluk agama yaitu dengan melakukan silaturahmi dan juga melakukan interaksi dalam kehidupan bersosial, (2) sikap menerima suatu perbedaan kepada masyarakat desa Jarak dilakukan dengan melakukan sebuat musyawarah mufakat jika ditemukan sebuah perbedaan, dan (3) sikap mengakui perbedaan antar agama di desa Jarak dilakukan dengan sikap toleransi yaitu mengakui hak pemeluk agama untuk menjalankan ibadah dan juga masyarakat desa Jarak mengakui hak keikutsertaan masyarakat antar agama dalam kultur masyarakat.

Downloads

Published

2022-11-30

How to Cite

Arfiansyah, R., Audyarizki, E. N. H., Nugraha, A. A., Kartika, T. B., Pamungkas, G. T., Kartika, D. S. Y., & Pudji W, I. E. (2022). TOLERANSI ANTARUMAT AGAMA DI MASYARAKAT DESA JARAK. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 162–166. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/148