TAWANGREJO BERDAYA UMKM: PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PENGUATAN BRANDING DAN PROMOSI DI DESA TAWANGREJO

Authors

  • M. Zaky Farhan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Syafira Zaina Syahbani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Ananda Sukma Navita Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Tulus Arendra Bagaskara Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Amanda Aulia Malika Arsya Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Waqidah Nuraini Khasanah Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Ita Widyawati Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Nur Laila Kusumawardhani Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Risqi Listyanto Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Eriska Yuritasari Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta
  • Muhammad Randy Nurhidayat Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Keywords:

UMKM, branding, promosi digital, pendampingan, Desa Tawangrejo

Abstract

Desa Tawangrejo, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten memiliki banyak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang kuliner, kerajinan tangan, jasa, dan perdagangan, termasuk di kawasan wisata Bukit Jatayu. Namun, sebagian UMKM belum memiliki identitas usaha yang jelas seperti nama usaha, logo, dan banner, serta masih mengandalkan promosi secara tradisional. Program Tawangrejo Berdaya UMKM dilaksanakan pada 22 Juni hingga 31 Juli 2026 oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 072 Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta untuk memperkuat identitas usaha dan media promosi pelaku UMKM melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu identifikasi masalah dan kebutuhan, perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil pendataan awal mengidentifikasi sekitar 40 UMKM di wilayah RW 03, RW 04, dan RW 05, dengan 27 UMKM mengikuti sosialisasi. Data menunjukkan bahwa 33,3% UMKM belum memiliki identitas atau media pemasaran, 11,1% telah memiliki unsur pemasaran yang lengkap, dan 63,0% telah menggunakan minimal satu media digital. Sebanyak 12 UMKM diprioritaskan memperoleh pendampingan intensif berupa pembuatan logo dan banner, label kemasan, konten promosi, pendaftaran Google Maps, dan implementasi QRIS. Program ini menunjukkan bahwa pendataan, sosialisasi, dan pendampingan menjadi rangkaian kegiatan yang saling melengkapi dalam memperkuat identitas usaha dan mendukung pemanfaatan media promosi digital UMKM di Desa Tawangrejo.

Downloads

Published

2026-10-23

How to Cite

Farhan, M. Z., Syahbani, S. Z., Navita, A. S., Bagaskara, T. A., Arsya, A. A. M., Khasanah, W. N., Widyawati, I., Kusumawardhani, N. L., Listyanto, R., Yuritasari, E., & Nurhidayat, M. R. (2026). TAWANGREJO BERDAYA UMKM: PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA MIKRO MELALUI PENGUATAN BRANDING DAN PROMOSI DI DESA TAWANGREJO. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 839–848. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1351