PENCEGAHAN PERUNDUNGAN VERBAL MELALUI LITERASI BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI 06 KAMPUNG BALI KOTA BENGKULU
Keywords:
kesantunan berbahasa, literasi bahasa indonesia, perundungan verbal, sekolah dasarAbstract
Perundungan verbal masih menjadi masalah yang sering ditemui di lingkungan sekolah dan dapat berdampak pada kondisi psikologis serta hubungan sosial siswa. Hasil pengamatan awal di SD Negeri 06 Kampung Bali Kota Bengkulu menunjukkan bahwa beberapa siswa terus menggunakan kata-kata kasar, memberikan julukan yang tidak pantas, dan mengejek nama orang tua teman mereka setiap hari. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik untuk mencegah perundungan verbal. Kegiatan tersebut melibatkan 23 siswa kelas VI dan dilakukan dalam dua tahap: observasi pada 26 Agustus 2026 dan sosialisasi pada 3 September 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih memahami bentuk, efek, dan cara menghindari perundungan verbal. Ini ditunjukkan oleh praktik penggunaan bahasa santun, diskusi interaktif, tanya jawab, dan sosialisasi. Selain itu, siswa menunjukkan keinginan untuk berpartisipasi dalam kegiatan dan menyadari pentingnya menggunakan bahasa yang lebih santun saat berinteraksi. Oleh karena itu, literasi bahasa Indonesia dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk menumbuhkan rasa hormat satu sama lain dan menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari gangguan verbal.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Okta Hermita Putri, Ira Yuniati, Fitriah Fitriah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





