PENGELOLAAN EKOWISATA BERBASIS MASYARAKAT DI PANCURAN NGAGLIK: STUDI KASUS PEMBERDAYAAN DESA MANJUNG, KECAMATAN NGAWEN
Keywords:
ekowisata, pancuran, ngaglik, masyarakat, revitalisasi, wisataAbstract
Pengembangan ekowisata berbasis masyarakat merupakan salah satu strategi pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam pengelolaan potensi wisata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat di Pancuran Ngaglik, RW 03 Desa Manjung, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Klaten melalui revitalisasi kawasan dan penguatan partisipasi masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan persiapan, pelaksanaan revitalisasi fisik, serta kegiatan promosi dan edukasi yang meliputi jalan sehat, sekolah alam, lomba susur sungai, dan lomba menangkap lele dengan tangan kosong. Evaluasi dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi fisik berhasil meningkatkan kebersihan, penataan vegetasi, dan kenyamanan kawasan wisata. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang konsep ekowisata tercapai dengan 85% peserta memahami pentingnya pelestarian lingkungan, serta 80% peserta menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam pengelolaan wisata. Partisipasi masyarakat mencapai 60% kepala keluarga di RW 03, yang mencerminkan meningkatnya kohesivitas sosial dan kesadaran kolektif terhadap pengembangan potensi desa. Kegiatan promosi dan edukasi turut memperkenalkan Pancuran Ngaglik sebagai destinasi wisata alternatif serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif berbasis masyarakat efektif dalam mengembangkan ekowisata pedesaan. Diperlukan penguatan kelembagaan lokal, peningkatan promosi digital, pengembangan fasilitas, serta kolaborasi multipihak untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan ekowisata Pancuran Ngaglik di masa mendatang.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nadia Zakia Al Ulya, Armada Fatkhur Syarif, Deva Kurniawan, Mohamad Arif Efendi, Sufi Cahya Aulia, Agus Setiawan, Septia Rahma Nurfitriana; Istik Nur Latifah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





