OPTIMALISASI LAHAN KOSONG DAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI WADAH TANAM UNTUK BUDIDAYA TANAMAN MULTIKOMODITAS

Authors

  • Intan Yuniati Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Mohammad Hanif Ilham Fadhlurrohman Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Nuruz Zainul Aini Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Rifqi Hamdani Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Umi Kurniawati Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Muhammad Daniel Ibrahim Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Intan Dwi Oktavia Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung
  • Arista Nur Rizki Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Keywords:

Desa Pakis, Tanah bengkok, Limbah Plastik, Wadah Tanam, Budidaya Tanaman

Abstract

Masih terdapat lahan desa yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sementara limbah plastik seperti botol dan galon bekas juga masih banyak ditemukan di lingkungan masyarakat. Kedua permasalahan tersebut dapat dimanfaatkan menjadi kegiatan yang lebih produktif melalui budidaya tanaman. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan tanah bengkok di Desa Pakis sebagai lahan budidaya sawi serta memanfaatkan botol dan galon plastik bekas sebagai wadah tanam untuk berbagai jenis tanaman. Kegiatan dilaksanakan di Desa Pakis, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek selama kurang lebih 30 hari dengan melibatkan perangkat desa dan masyarakat sekitar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu survei dan pengolahan lahan, penyemaian dan penanaman sawi, perawatan hingga panen, serta pengumpulan dan pemanfaatan botol dan galon bekas sebagai wadah tanam dengan sistem sumbu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tanah bengkok yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal berhasil diolah menjadi 16 bedengan, dengan 10 bedengan berhasil ditanami sawi hingga siap dipanen. Selain itu, sebanyak 50 botol plastik dan 35 galon bekas berhasil dimanfaatkan sebagai wadah tanam untuk budidaya cabai, terong, seledri, dan jeruk purut. Tanaman tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat agar dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan kosong dan barang bekas dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mendukung kegiatan budidaya tanaman, mengurangi limbah plastik, serta meningkatkan pemanfaatan sumber daya yang tersedia di lingkungan desa.

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Yuniati, I., Fadhlurrohman, M. H. I., Aini, N. Z., Hamdani, R., Kurniawati, U., Ibrahim, M. D., Oktavia, I. D., & Rizki, A. N. (2026). OPTIMALISASI LAHAN KOSONG DAN PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI WADAH TANAM UNTUK BUDIDAYA TANAMAN MULTIKOMODITAS. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 569–580. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1240