REAKTIVASI WEBSITE DESA MELALUI PENGUATAN TATA KELOLA KONTEN INFORMASI DI DESA JATIADI
Keywords:
website desa, tata kelola konten, informasi digital, digitalisasi desa, pengabdianAbstract
Ketersediaan website desa belum selalu diikuti oleh keberlanjutan pengelolaan informasi yang dipublikasikan kepada masyarakat. Kondisi tersebut ditemukan di Desa Jatiadi, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang telah memiliki website resmi desa, tetapi aktivitas pembaruan berita dan informasi masih terbatas karena pengelolaan konten belum menjadi proses kerja yang berlangsung secara konsisten. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mereaktivasi website Desa Jatiadi melalui penguatan tata kelola konten informasi dengan menempatkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata sebagai fasilitator produksi dan publikasi konten. Pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kondisi awal, pemetaan sumber informasi, produksi dan kurasi konten, verifikasi, publikasi, serta evaluasi. Unit observasi berupa seluruh berita yang tersedia pada website pada kondisi awal dan selama periode pendampingan. Data diperoleh melalui observasi website, dokumentasi, koordinasi dengan pemerintah desa, dan pencatatan aktivitas publikasi. Hasil menunjukkan bahwa jumlah berita meningkat dari 2 berita sebelum pendampingan menjadi 13 berita selama periode intervensi, atau bertambah 11 berita dengan peningkatan relatif sebesar 550 persen. Konten yang dipublikasikan juga menunjukkan keragaman tema, meliputi kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan, kegiatan desa, program pembangunan dan ketahanan pangan, kunjungan serta pemberdayaan UMKM, dan program kerja KKN. Temuan tersebut menunjukkan bahwa reaktivasi website tidak semata-mata berupa aktivitas teknis pengunggahan berita, tetapi merupakan proses penguatan tata kelola konten yang memperluas representasi aktivitas desa dalam ruang digital. Program juga menghasilkan pola kerja kolaboratif yang menempatkan pemerintah desa sebagai pemegang otoritas informasi dan mahasiswa sebagai fasilitator produksi konten. Pendekatan ini dapat menjadi strategi praktis bagi desa yang telah memiliki infrastruktur digital tetapi menghadapi keterbatasan kontinuitas pengelolaan informasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mutimmah Rusniawati, Dinar Ayu Prameswari , Dela Dwi Rahmawati , Geby Januar Ilham

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





