INOVASI ALAT PENABUR PUPUK BERBAHAN PIPA UNTUK MENDUKUNG KEGIATAN PERTANIAN DESA JABON
Keywords:
Alat penabur pupuk, efisiensi pertanian, desa jabon, pipa PVC, teknologi tepat gunaAbstract
Masyarakat Desa Jabon yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani menggantungkan kehidupan pada hasil pertanian. Kondisi tersebut mendorong perlunya proses budidaya yang efektif, khususnya dalam kegiatan pemupukan yang selama ini masih dilakukan secara manual menggunakan tangan. Metode tersebut membutuhkan waktu dan tenaga yang cukup besar serta menghasilkan distribusi pupuk yang kurang terukur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menerapkan inovasi alat penabur pupuk berbahan pipa PVC sebagai teknologi tepat guna untuk membantu meningkatkan efisiensi proses pemupukan di Desa Jabon. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahap persiapan dan pembuatan alat, sosialisasi, demonstrasi, praktik penggunaan di lahan pertanian, serta monitoring dan evaluasi bersama kelompok tani. Alat yang dibuat memiliki kapasitas sekitar 1,5–2 kg pupuk dalam sekali pengisian dengan biaya pembuatan yang relatif terjangkau. Hasil uji coba pada lahan seluas 700 m² menunjukkan bahwa penggunaan alat mampu mengurangi waktu pemupukan dari 80 menit menjadi 40 menit atau terjadi penghematan waktu sebesar 50%. Selain itu, distribusi pupuk menjadi lebih terukur dibandingkan dengan metode manual. Alat juga dinilai mudah digunakan oleh petani, termasuk petani lanjut usia, dan memperoleh respons positif dari kelompok tani. Dengan bahan yang mudah diperoleh, desain sederhana, serta biaya pembuatan yang terjangkau, alat penabur pupuk berbahan pipa PVC berpotensi diterapkan sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung efisiensi kegiatan pertanian dan mengurangi beban kerja petani di Desa Jabon.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Refalinda Hayu Seantemat Maurany, Nirina Oktafia Anggraini, Syahdan Raya Putra Handini, Irfa Izza Fadilla, Arjun Rosyidana, Moh. Arif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





