GERAKAN GINJAL SEHAT BAHAGIA UNTUK SEMUA (G-SUS): SKRINING KESEHATAN DAN EDUKASI BERBASIS RISIKO PADA KELOMPOK LANSIA
Keywords:
Skrining kesehatan, lansia, penyakit tidak menular, edukasi kesehatan, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Abstrak
Penyakit tidak menular dan berbagai faktor risiko kesehatan semakin banyak ditemukan pada kelompok usia lanjut, sementara sebagian kondisi dapat berlangsung tanpa gejala. Skrining kesehatan berbasis komunitas dapat menjadi strategi untuk mengidentifikasi faktor risiko secara dini sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat. Kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi gambaran faktor risiko kesehatan melalui program G-SUS serta memberikan edukasi dan rekomendasi tindak lanjut sesuai hasil skrining. Skrining meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan asam urat, glukosa darah, kolesterol total, dan urine. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan frekuensi dan persentase. Hasil skrining digunakan sebagai dasar pemberian edukasi kesehatan dan rekomendasi pemeriksaan lebih lanjut. Sebanyak 20 peserta (64,5%) memiliki tekanan darah ≥140/90 mmHg, 9 peserta (29,0%) memiliki kolesterol total ≥200 mg/dL, dan 7 peserta (22,6%) memiliki asam urat >7 mg/dL. Glukosa darah ≥200 mg/dL ditemukan pada 2 peserta (6,5%). Pemeriksaan urine menunjukkan leukosit positif pada 11 peserta (35,5%), protein positif pada 4 peserta (12,9%), dan glukosa positif pada 3 peserta (9,7%). Temuan tersebut menjadi dasar pemberian edukasi individual dan rekomendasi tindak lanjut. G-SUS dapat digunakan sebagai pendekatan skrining kesehatan untuk mengidentifikasi faktor risiko kesehatan dan menjadi pintu masuk edukasi serta rekomendasi pemeriksaan lanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Kristina Kristina, Ikhsan Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





