OPTIMALISASI KESEHATAN IBU MELALUI PENDEKATAN EDUKASI GIZI DAN LITERASI KESEHATAN TERINTEGRASI DI BELANGWETAN

Authors

  • Ahmad Habiburrahman UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
  • Syah Rizal Justisico Muhammad UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Xzal Fannaan Fatahillah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Isna Hani’ Nurrohmah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Diva Ayu Purwitasari UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Khalimah Syifa Afanin UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Yola Aprilia Mushlihah UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Ferronica Intan Pramesthi UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Anastasya Chelseadita UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Nike Putri Desyana UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Adinda Dwi Ristanti UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Maharatna Fahma Poetri Purnomo UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Rohmad Bilal Wijaya UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Alvin Yahya UIN Raden Mas Said Surakarta
  • Mochammad Achwan Baharuddin UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Keywords:

Edukasi Gizi, Literasi Kesehatan, Stunting, Pemberdayaan Masyarakat, 1000 PHK

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan multidimensional yang tidak murni dipengaruhi oleh faktor ekonomi, melainkan juga tingkat literasi kesehatan masyarakat. Di Desa Belangwetan, tingginya prevalensi stunting menjadi fenomena paradoksal mengingat kondisi perekonomian warga yang relatif stabil. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan kesehatan ibu dan mencegah stunting melalui integrasi edukasi gizi dan literasi kesehatan. Pelaksanaan program menggunakan metode kualitatif partisipatif melalui Focus Group Discussion (FGD) dan sosialisasi interaktif, dengan melibatkan kelompok ibu hamil, kader Posyandu, serta bidan desa. Evaluasi keberhasilan program diukur menggunakan instrumen pre-test, post-test, serta pemantauan lanjutan (monitoring). Hasil kegiatan menunjukkan adanya transformasi kognitif dan psikomotorik yang signifikan pada kelompok sasaran terkait pemenuhan gizi seimbang di masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pendekatan diskusi dua arah terbukti efektif dalam meluruskan miskonsepsi mengenai pola makan anak yang beredar di masyarakat. Selain itu, pemanfaatan media visual berupa poster dan kampanye media massa berhasil memperluas jangkauan edukasi secara efektif. Kesimpulannya, model edukasi gizi dan literasi kesehatan terintegrasi ini berhasil mengubah paradigma kelompok sasaran menjadi lebih kritis dan mandiri, sehingga direkomendasikan untuk diadopsi sebagai program preventif stunting yang berkelanjutan oleh Pemerintah Desa Belangwetan.

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

Habiburrahman, A. ., Muhammad, S. R. J. ., Fatahillah, X. F. ., Nurrohmah, I. H. ., Purwitasari, D. A. ., Afanin, K. S. ., Mushlihah, Y. A. ., Pramesthi, F. I. ., Chelseadita, A., Desyana, N. P. ., Ristanti, A. D., Purnomo, M. F. P., Wijaya, R. B., Yahya, A., & Baharuddin, M. A. . (2026). OPTIMALISASI KESEHATAN IBU MELALUI PENDEKATAN EDUKASI GIZI DAN LITERASI KESEHATAN TERINTEGRASI DI BELANGWETAN. KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 396–401. Retrieved from https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1162