OPTIMALISASI PENGETAHUAN REMAJA MELALUI EDUKASI DAN SKRINING SKOLIOSIS SERTA FORWARD HEAD POSTURE DI KECAMATAN TAWANGSARI
Keywords:
Edukasi Fisioterapi, Kesehatan Postur, Skoliosis, Forward Head Posture, Skrining PosturAbstract
ABSTRAK
Postur tubuh pada usia remaja merupakan bagian penting dari kesehatan muskuloskeletal yang perlu memperoleh perhatian. Pada fase ini, tubuh mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat sehingga berbagai kebiasaan dalam aktivitas sehari-hari dapat memengaruhi kondisi postur. Durasi duduk yang panjang, intensitas penggunaan perangkat elektronik, serta keterbatasan pengetahuan mengenai posisi tubuh yang ergonomis dapat menjadi faktor yang berhubungan dengan munculnya gangguan postural. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan pendekatan promotif dan preventif melalui kegiatan edukasi dan skrining kesehatan postur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman kepada remaja mengenai pentingnya mempertahankan postur tubuh yang sehat sekaligus melakukan pemeriksaan awal untuk mengetahui kemungkinan adanya skoliosis dan Forward Head Posture (FHP). Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada lima Posyandu Remaja di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, yaitu Posyandu Remaja Lorok, Tambakboyo, Pojok, Kateguhan, dan Kedungjambal. Kegiatan mencakup penyuluhan mengenai penerapan postur tubuh yang benar, pemberian informasi terkait Skoliosis dan FHP, penjelasan mengenai upaya pencegahan gangguan postur, serta pemeriksaan kondisi postur peserta. Skrining skoliosis dilakukan menggunakan Skoliometer digital, sementara pemeriksaan FHP menggunakan Web Angle Physio. Tingkat pengetahuan peserta dievaluasi dengan membandingkan hasil pre-test yang diberikan sebelum edukasi dengan hasil post-test setelah penyampaian materi. Hasil evaluasi memperlihatkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 9,07 menjadi 11,11, dengan persentase peningkatan sebesar 22,49%. Sebanyak 71 peserta (83,5%) mengalami peningkatan skor, 13 peserta (15,3%) memperoleh skor yang sama, sedangkan 1 peserta (1,2%) mengalami penurunan skor. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang dikombinasikan dengan skrining postur berpotensi meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pemeliharaan postur sekaligus mendukung pengenalan awal terhadap kemungkinan gangguan postural.
ABSTRACT
Adolescent posture is a crucial aspect of musculoskeletal health that warrants attention. During this phase of rapid growth and development, daily activity habits can significantly influence postural health. Factors such as prolonged sitting, intensive use of electronic devices, and limited knowledge regarding ergonomic body positioning are associated with the onset of postural disorders. These conditions highlight the need for promotive and preventive approaches involving education and postural health screening. This community service initiative aimed to educate adolescents on the importance of maintaining healthy posture while conducting preliminary screenings for potential scoliosis and Forward Head Posture (FHP). The program was implemented across five Adolescent Integrated Health Posts (Posyandu Remaja) in Tawangsari District, Sukoharjo Regency: Lorok, Tambakboyo, Pojok, Kateguhan, and Kedungjambal. Activities included education on proper posture, information dissemination regarding scoliosis and FHP, explanations of preventive measures for postural disorders, and postural assessments of the participants. Scoliosis screening was conducted using a digital scoliometer, while FHP assessment utilized Web Angle Physio. Participant knowledge levels were evaluated by comparing pre-test results (administered before the educational session) with post-test results (administered after the material was presented). Evaluation results showed an increase in the average knowledge score from 9.07 to 11.11, representing a 22.49% improvement. Specifically, 71 participants (83.5%) showed score increases, 13 participants (15.3%) maintained the same score, and one participant (1.2%) experienced a score decrease. These findings indicate that combining educational activities with postural screening has the potential to enhance adolescent knowledge regarding posture maintenance and facilitate the early detection of possible postural disorders..
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Reza Ghani Abdul Azis, Septina Olivia, Raditya Nugroho Wicaksono, Satrio Budhi Wijanarko, Salwa Mayliana Nuha, Shafira Aufa Ramadhani, Sherin Nada Salsabila, Shervina Aryan Shifwa Anantha, Silvia Putri Maharani, Siti Azzura Zain, Susmitha Sahrona Zahra, Syafia Mahira Nasywa, Syazana Zahra Umardi, Wahyu Tri Sudaryanto, Ernawati Utami, dr Rahardi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





