PENERAPAN NILAI TAKIT KO NENE, KANGILA BOAT LENGE: PENGUATAN KAPASITAS LEMBAGA ADAT SE-KECAMATAN SUMBAWA
Keywords:
Takit ko Nene', Kangila Boat Lenge, Lembaga AdatAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat dan menyegarkan Kembali pemahaman lembaga adat kecamatan di Kabupaten Sumbawa tentang nilai kearifan lokal Takit Ko Nene (kesadaran ketuhanan) dan Kangila Boat Lenge (rasa malu sebagai kontrol sosial) untuk menanggulangi krisis moral generasi muda, meliputi narkoba, minuman keras, perundungan, dan erosi sopan santun. Metode yang digunakan adalah ceramah yang divariasikan dengan sesi tanya jawab interaktif selama satu hari. Kegiatan diikuti oleh lembaga adat kecamatan se-Kabupaten Sumbawa, bertempat di Istana Dalam Loka. Pemahaman peserta diukur secara kualitatif melalui indikator antusiasme, frekuensi dan kualitas pertanyaan, serta kemampuan mengartikulasikan materi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta hadir penuh (100%), 75% peserta mengajukan pertanyaan dengan proporsi pertanyaan konseptual dan aplikatif mencapai 40%, serta peserta mampu menjelaskan kembali konsep dengan bahasa dan analogi lokal. Kegiatan menghasilkan beberapa rekomendasi tindak lanjut yaitu sosialisasi rutin nilai Taket Ko Nene Kangila Boat Lenge melalui forum dan kegiatan adat, sinergi formal dengan satuan pendidikan, pendokumentasian praktik baik, serta penguatan sopan santun berbasis adap edap. Simpulannya, lokakarya ini efektif meningkatkan pemahaman ketua adat tentang nilai kearifan lokal sebagai strategi penanggulangan krisis moral generasi muda.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatmawati Fatmawati, Arbi Batulante, Suharli Suharli, Satri Asriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





