INOVASI OLAHAN TERPADU KELAPA UNTUK MENINGKATKAN NILAI EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DESA PEKIK NYARING PROVINSI BENGKULU
Keywords:
Kelapa Terpadu, Nilai Tambah, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Desa Pekik Nyaring di Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, memiliki potensi komoditas kelapa yang besar, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan bahan mentah dengan nilai tambah rendah. Selain itu, limbah kelapa seperti tempurung dan sabut belum dimanfaatkan secara optimal sehingga menimbulkan permasalahan ekonomi dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas masyarakat dalam pengolahan terpadu kelapa berbasis konsep zero waste untuk meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober 2025 dengan sasaran aparat desa dan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pekik Nyaring sebanyak 15 orang. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, penerapan teknologi tepat guna, serta pendampingan kelembagaan dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai diversifikasi produk kelapa, seperti Virgin Coconut Oil (VCO), santan, arang, briket, cocopeat, dan produk kerajinan berbasis limbah kelapa. Program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah dan pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal secara berkelanjutan. Selain berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga, kegiatan ini turut memperkuat peran perempuan dalam kegiatan ekonomi produktif dan mendukung pengembangan ekonomi desa yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fayi Afifah, Gita Mulyasari, Nola Windirah, Ridha Rizki Novanda, Agung Trisusilo, Priyono Prawito

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.





