https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/issue/feedKARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-02-08T04:30:55+00:00Fahmi Yahya[email protected]Open Journal Systems<p>KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang <strong>pengabdian masyarakat</strong> yang dilakukan oleh <strong>dosen maupun kelompok masyarakat lainnya</strong>. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian kepada masyarakat pada multidisiplin penerapan iptek baik yang berbentuk pemberdayaan, pelatihan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan <strong>Open Access Journal</strong> terbit perdana mulai Juni 2021. Dalam setahun terbit 3 kali. Seluruh artikel dapat diakses dan didownload secara bebas oleh pihak yang membutuhkan.</p>https://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/978PENDAMPINGAN PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEACHING FACTORY DI SMKN 2 SUMBAWA BESAR2025-12-29T08:53:06+00:00Andi Haris[email protected]Nurhairunnisah Nurhairunnisah[email protected]Ainurrahmi Ainurrahmi[email protected]<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital guru dalam mengimplementasikan media pembelajaran digital pada pembelajaran berbasis Teaching Factory di SMKN 2 Sumbawa Besar. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan proses pembelajaran berbasis produksi dan standar industri, sehingga pembelajaran Teaching Factory belum berjalan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan <em>Participatory Action Learning</em> yang dipadukan dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan analisis kebutuhan, pelatihan terstruktur penggunaan Quizizz dan Magic School, pendampingan implementasi di kelas dan bengkel Teaching Factory, serta evaluasi dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang dan menggunakan media pembelajaran digital, khususnya dalam penyusunan asesmen interaktif berbasis Quizizz dan pengembangan materi ajar digital menggunakan Magic School. Integrasi kedua media tersebut mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik, mempercepat umpan balik pembelajaran, serta memperkuat keterkaitan antara pemahaman konsep, prosedur kerja, dan standar mutu industri dalam pembelajaran Teaching Factory. Pendampingan juga mendorong perubahan praktik pembelajaran guru dari pendekatan konvensional menuju pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan berbasis kompetensi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat implementasi Teaching Factory melalui pemanfaatan media pembelajaran digital yang terstruktur dan berkelanjutan, serta menjadi model pendampingan yang dapat direplikasi di SMK lain untuk mendukung transformasi pembelajaran vokasi berbasis digital.</p>2026-01-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Andi Haris, Nurhairunnisah Nurhairunnisah, Ainurrahmi Ainurrahmihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/977STRATEGI MENGATASI OVERTHINKING DAN FINANCIAL ANXIETY MELALUI PENGUATAN REGULASI EMOSI BERBASIS PRINSIP SYARIAH2025-12-26T03:51:53+00:00Syasya Khoirin Nisa'[email protected]Dimas Wahyu Rozaki[email protected]<p>Permasalahan keuangan merupakan salah satu sumber utama tekanan psikologis yang memicu <em>overthinking</em> dan <em>anxiety</em>, khususnya pada mahasiswa dan masyarakat umum usia produktif. Kondisi ini sering kali diperburuk oleh keterbatasan kemampuan regulasi emosi serta minimnya pemanfaatan nilai-nilai spiritual sebagai strategi pengendalian diri. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan regulasi emosi peserta dalam mengatasi <em>overthinking</em> dan <em>anxiety</em> keuangan melalui pendekatan berbasis prinsip syariah. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif–partisipatif dengan desain pra dan pasca intervensi yang dilaksanakan dalam bentuk webinar interaktif. Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai regulasi emosi, penurunan kecenderungan <em>overthinking</em> dan kecemasan keuangan, serta meningkatnya penerimaan prinsip syariah seperti <em>tawakkal</em>, <em>qana’ah</em>, dan pengendalian konsumsi sebagai strategi pengelolaan emosi. Selain itu, tingkat partisipasi peserta dalam diskusi dan refleksi tergolong tinggi, yang menandakan relevansi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat sasaran. Kegiatan ini dapat disimpulkan efektif dalam memberikan solusi non-klinis yang kontekstual dan aplikatif terhadap permasalahan kecemasan keuangan, serta berkontribusi pada pembentukan pola pikir ekonomi yang lebih tenang, rasional, dan beretika.</p>2026-01-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Syasya Khoirin Nisa', Dimas Wahyu Rozakihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/988PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI INOVATIF DALAM BIDANG TARI MELALUI PROGRAM MAGANG MAHASISWA PRODI SENI TARI DI SMK NEGERI 1 SUMBAWA BESAR2026-01-17T00:22:01+00:00Yussi Ambar Sari[email protected]Randa Apriliyah[email protected]Hatim Dwi Ramdani[email protected]Nesya Nurdira Hayati[email protected]<p>Tari merupakan salah satu warisan budaya yang harus dijaga dan dilestarikan keberadaannya, terutama di kalangan anak-anak dan remaja agar warisan budaya tersebut tidak hilang di era modern saat ini. Oleh karena itu, program magang disekolah menengah menjadi salah satu implementasi yang baik dalam mewujudkannya. Kegiatan magang di SMK Negeri 1 Sumbawa Besar dimulai dengan langkah awal yaitu tahap pengenalan, pendampingan guru, pelatihan ekstrakurikuler tari, partisipasi acara sekolah dan dokumentasi. Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan cara menerapkan teori dan keterampilan ketika berada dikelas dan ketika kegiatan ekstrakurikuler berlangsung. Pelatihan ini melewati beberapa proses tahapan yaitu pemanasan, materi atau koreografi, pendinginan, dan evaluasi. Dalam proses materi atau koreografi, terdapat perbedaan dari setiap siswa pada tingkat kesulitan dalam menerima, mempelajari dan menghafal materi gerak atau koreografi. Bentuk kreativitas dan penyajian dari pelatihan ini di tuangkan dalam pertunjukan dan pementasan yang dipertontonkan pada hari atau acara tertentu seperti hari pahlawan dan hari guru. Lewat pengamatan terhadap pelatihan dan keterampilan, siswa dapat banyak belajar mengenal keragaman bentuk gerak pada tari. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan minat dan bakat siswa dalam seni, terutama dibidang seni tari. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa program magang ini memberikan pengaruh positif dan manfaat bagi siswa untuk lebih bisa mengenal dan mengasah <em>soft skill </em>dibidang seni tari serta mendorong kolaborasi mutualistik dan mendistribusikan pengetahuan antara mahasiswa magang dengan siswa.</p>2026-01-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yussi Ambar Sari, Randa Apriliyah, Hatim Dwi Ramdani, Nesya Nurdira Hayatihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/990PELATIHAN AMĀNĀH FINANCE DI LINGKUNGAN MUSLIMAH HIDAYATULLAH2026-01-19T04:51:19+00:00Luluk Latifah[email protected]Kunainah Kunainah[email protected]Mu'arofah Mu'arofah[email protected]Retno Setyo Utami[email protected]Masfufah Masfufah[email protected]Masruroh Masruroh[email protected]<p>Gaya hidup konsumerisme dan jauh dari efisiensi saat ini sedang melanda sebagian besar rumah tangga. Fenomena ini menyebabkan terjadinya ketimpangan pendapatan dan pengeluaran rumah tangga sehingga terjadi besar pasak dari pada tiang atau besar pengeluaran dari pada pendapatan. Ketimpangan ini bila terus berlanjut akan berbahaya terhadap kondisi Kesehatan rumah tangga sehingga rawan terjadinya perpecahan atau perselisihan di dalam rumah tangga. Sehingga diperlukan pengelolaan keuangan yang tepat dan benar. <em>Amānāh Finance </em>adalah pengelolaan keuangan rumah tangga berdasarkan nilai-nilai <em>Amānāh</em> dalam rangka mewujudkan keberkahan keluarga. Nilai-nilai <em>Amānāh</em> adalah, tanggung jawab, terjadwal, terencana, proporsional, komunikatif, transparansi, filantropi Islam dan efisiensi. Dengan pengelolaan keuangan berdasarkan nilai-nilai <em>Amānāh</em> tersebut, keberkahan finansial akan terwujud berupa ketenangan pikiran, kesehatan, kesejahteraan dan rezeki yang cukup, sehingga jauh dari kekhawatiran. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan pemahaman di lingkungan Muslimah Hidayatullah terhadap materi pengelolaan keuangan dengan nilai-nilai <em>Amānāh</em>. Hal ini terlihat dari hasil pre-test dan post-test para Ummahat yang mengalami peningkatan. Selama pre-test pertanyaan yang diberikan, nilai rata-rata kebenaran yang diperoleh sebesar 9,35 dan setelah diberikan materi dan diadakan post-test, nilainya meningkat menjadi 9,46. Mengalami kenaikan sebesar 12%.</p>2026-01-26T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Luluk Latifah, Kunainah Kunainah, Mu'arofah Mu'arofah, Retno Setyo Utami, Masfufah Masfufah, Masruroh Masrurohhttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/993CERDAS FINANSIAL, ANTI GALAU: PENDAMPINGAN LITERASI KEUANGAN BAGI GENERASI Z DI ERA KEUANGAN MODERN2026-01-23T06:55:38+00:00Mohammad Aviciena Taufiqurrahman[email protected]Robiatus Salamah[email protected]Diani Widiastuti[email protected]Permata Kardina Putra[email protected]Chirmala Wisnu Permata Affardi[email protected]<p><span style="font-weight: 400;">Permasalahan keuangan merupakan salah satu pemicu overthinking, khususnya pada generasi muda yang memerlukan perhatian serius. Tanpa adanya bekal manajemen keuangan yang mumpuni, Generasi Z rentan terjebak dalam masalah finansial yang berujung pada tekanan psikologi atau “galau’ finansial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang manajemen keuangan, bagi siswa SMA melalui pendekatan edukasi interaktif yang meliputi pemaparan materi, diskusi kasus, simulasi pengelolaan keuangan pribadi, serta pendampingan penggunaan instrumen keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai literasi pengelolaan keuangan dan mampu membentuk pola pikir untuk memilih prioritas antara keinginan dan kebutuhan.</span></p>2026-01-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mohammad Aviciena Taufiqurrahman, Robiatus Salamah, Diani Widiastuti, Permata Kardina Putra, Chirmala Wisnu Permata Affardihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/994SENI MENGATUR DIRI: KONTROL DIRI DAN MORAL DISENGAGEMENT2026-01-26T14:46:24+00:00Faizah Oktaviani[email protected]Gama Dwi Fitrianawati[email protected]<p>Fenomena perilaku menyimpang seperti perundungan, kecurangan akademik, dan pelanggaran aturan sosial menunjukkan bahwa individu sering kali tidak hanya bertindak secara impulsif, tetapi juga melakukan pembenaran moral atas tindakannya. Kondisi ini berkaitan erat dengan lemahnya kontrol diri dan munculnya mekanisme <em>moral disengagement</em>. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai pentingnya kontrol diri sebagai benteng moral serta mengenalkan konsep <em>moral disengagement</em> dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan berupa webinar psikoedukasi yang diikuti oleh mahasiswa dan masyarakat umum. Materi disampaikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan refleksi diri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang peran kontrol diri dalam mencegah perilaku menyimpang serta kesadaran akan kecenderungan melakukan pembenaran moral. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun perilaku etis dan kepatuhan terhadap norma sosial melalui penguatan kontrol diri.</p>2026-01-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Faizah Oktaviani, Gama Dwi Fitrianawatihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1000PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN DESA DALAM MENINGKATKAN LITERASI MASYARAKAT DESA MARONGE, KABUPATEN SUMBAWA2026-01-27T03:18:12+00:00Riadi Suhendra[email protected]Syamsul Bahri[email protected]<p>Perpustakaan menjadi salah satu pusat sumber informasi, rekreasi, pelestarian budaya, serta memberikan jasa layanan lainnya yang membantu pengembangan pendidikan masyarakat. Seiring berkembangnya waktu, perpustakaan terbagi menjadi beberapa tingkatan salah satunya perpustakaan pada tingkat desa. Perpustakaan desa juga memiliki potensi dalam mempertahankan nilai-nilai budaya serta warisan lokal sebagai bentuk identitas desa. Dalam rangka mewujudkan potensi tersebut, diperlukan pemberdayaan perpustakaan desa meliputi pembaharuan dan pemanfaatan. Desa Maronge menjadi salah satu desa yang memiliki perpustakaan desa namun belum dioptimalkan dengan baik. Program Pemberdayaan Perpustakaan Desa Maronge atau Pustabara menjadi program yang relevan dengan adanya permasalahan tersebut. Berdasarkan metode konsultasi dengan aparat desa dan survei tempat, permasalahan pada Perpustakaan Desa Maronge dapat terindikasi. Pelaksanaan Pemberdayaan Perpustakaan Desa Maronge meliputi renovasi ruangan perpustakaan, inventarisasi buku perpustakaan dan program tambahan “langit literasi” yakni kegiatan interaktif berpendidikan seperti menonton tayangan edukatif, membaca buku, mewarnai dan pembuatan kerajinan tangan. Adanya program ini sangat bermanfaat dan membantu mewujudkan pendidikan yang lebih baik dalam lingkup desa.</p>2026-01-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Riadi Suhendra, Syamsul Bahrihttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1001AKSI BERSIH LINGKUNGAN UPAYA PENGUATAN KESADARAN DAN GOTONG ROYONG OLEH MAHASISWA DI DESA TALABIU KABUPATEN BIMA2026-01-29T01:03:43+00:00Alwi Alwi[email protected]M Rimawan[email protected]Hanifah Mutiah[email protected]Sahrul Akbar[email protected]<p>Permasalahan kebersihan lingkungan dan menurunnya praktik gotong royong masih menjadi tantangan di berbagai wilayah pedesaan. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya penguatan kesadaran lingkungan dan partisipasi masyarakat melalui kegiatan yang bersifat partisipatif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat nilai gotong royong masyarakat melalui aksi bersih lingkungan yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima di Desa Talabiu, Kabupaten Bima. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan kebersihan, meliputi pembersihan lingkungan sekitar permukiman, tempat ibadah (masjid dan mushola), serta Tempat Pemakaman Umum (TPU). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, yang ditandai dengan keterlibatan aktif warga selama pelaksanaan kegiatan dan perubahan kondisi lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan tertata. Selain berdampak pada aspek fisik lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat interaksi sosial dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai nilai sosial masyarakat desa. Peran mahasiswa sebagai fasilitator dan agen perubahan berkontribusi dalam mendorong keterlibatan masyarakat secara aktif melalui pendekatan edukatif dan kolaboratif. Kegiatan ini dapat disimpulkan sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan dan memperkuat nilai gotong royong, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik sosial yang serupa.</p>2026-01-29T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Alwi Alwi, M Rimawan, Hanifah Mutiah, Sahrul Akbarhttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1004IMPLEMENTASI PENDAMPINGAN MONITORING SALDO DAN TRANSAKSI KEUANGAN CABANG PADA DIVISI KEUANGAN PT PEGADAIAN KANWIL XII SURABAYA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN TATA KELOLA KEUANGAN BUMN2026-02-08T04:30:55+00:00Laila Nur Aini[email protected]Budi Prabowo[email protected]<p>Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan penguatan tata kelola keuangan pada PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya yang mengelola transaksi dan saldo kas dari banyak cabang dengan tingkat kompleksitas tinggi. Tujuan kegiatan adalah mendukung pelaksanaan monitoring saldo dan transaksi keuangan cabang, memperbaiki ketelitian verifikasi dokumen pertanggungjawaban, serta mengoptimalkan pemanfaatan sistem informasi keuangan berbasis digital pada Divisi Keuangan. Metode yang digunakan meliputi observasi partisipatif, pembelajaran melalui praktik langsung dalam proses tresuri dan persetujuan pengeluaran, serta konsultasi berkala dengan pembimbing lapangan dan staf terkait untuk memastikan kesesuaian dengan prosedur yang berlaku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa membantu kelancaran proses pemantauan limit kas, setoran kelebihan kas, dan pengisian kas cabang, sekaligus mempercepat rekonsiliasi data antara laporan cabang dan catatan wilayah. Selain itu, terjadi peningkatan kerapian administrasi dan dokumentasi keuangan serta penguatan penerapan prosedur pengendalian internal dalam siklus pengeluaran. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat nyata bagi mitra dalam bentuk dukungan operasional dan peningkatan kualitas monitoring keuangan, sekaligus menjadi wahana penerapan dan pengembangan ilmu administrasi bisnis dan manajemen keuangan bagi mahasiswa.</p>2026-02-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Laila Nur Aini, Budi Prabowohttps://jurnalfkip.samawa-university.ac.id/KARYA_JPM/article/view/1003DIGITALISASI PERIZINAN BERUSAHA MELALUI PLATFORM OSS RBA UMKM PASAR SENGGOL PONDOK PESANTREN NGALAH2026-02-06T08:15:04+00:00Teguh Sarwo Aji[email protected]Amma Fazizah[email protected]<p>Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar ekonomi yang memiliki daya tahan tinggi, namun sering terkendala aspek legalitas formal. Pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM di Pasar Senggol Pondok Pesantren Ngalah, Pasuruan, dalam memeroleh Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui sistem Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA). Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini melibatkan 20 mitra UMKM melalui empat tahapan: sosialisasi regulasi, pelatihan teknis, verifikasi/penerbitan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital yang signifikan, di mana pengetahuan mengenai laman OSS meningkat dari 15% menjadi 100% pasca-pendampingan. Seluruh peserta (100%) berhasil menerbitkan NIB pada hari yang sama, yang mencakup Perizinan Tunggal (termasuk SPPL dan KKPR) sesuai amanat PP No. 5 Tahun 2021 dan PP No. 7 Tahun 2021. Meskipun terdapat kendala ketidaksinkronan data NIK, pendampingan personal terbukti efektif meruntuhkan stigma bahwa perizinan itu sulit dan mahal. Keberhasilan ini memberikan kepastian hukum dan rasa aman bagi pelaku usaha untuk mengakses pembiayaan perbankan (KUR) serta memperkuat ekosistem ekonomi formal di lingkungan pesantren.</p>2026-02-08T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Teguh Sarwo Aji, Amma Fazizah